ADAKAMI – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan komitmen kuat pemerintah untuk mempercepat pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) melalui kehadiran AI Innovation Hub, yang diharapkan mampu menghasilkan solusi nyata dan manfaat langsung bagi masyarakat Indonesia. Peresmian fasilitas ini dilakukan di Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/12) dan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ekosistem digital nasional serta menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai sektor kehidupan.
AI Innovation Hub merupakan inisiatif kolaboratif antara pemerintah, dunia akademik dan pihak industri, khususnya Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama operator telekomunikasi besar Telkomsel. Fasilitas ini dirancang sebagai pusat inovasi AI yang tidak hanya fokus pada riset teoretis, tetapi terutama pada aplikasi teknologi yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh publik.
Dalam sambutannya, Meutya Hafid menggarisbawahi bahwa pemerintah mendorong AI Innovation Hub untuk menghadirkan teknologi kecerdasan buatan yang konkret manfaatnya, terutama di sektor-sektor krusial seperti ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, dan transportasi bidang yang memiliki dampak sosial dan ekonomi luas terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari.
Menkomdigi: AI harus memberikan manfaat kepada masyarakat
Menkomdigi Meutya Hafid menekankan bahwa fokus utama dari AI Innovation Hub adalah menghasilkan inovasi yang bermanfaat dan aplikatif, bukan sekadar demo teknologi. Ia menekankan perlunya dampak nyata seperti solusi yang membantu petani meningkatkan produksi, platform kesehatan yang memperluas akses layanan medis, serta sistem pembelajaran cerdas untuk dunia pendidikan. Target lainnya mencakup inovasi transportasi yang meningkatkan keselamatan dan efisiensi mobilitas publik.
“Kami mendorong fokus AI Innovation Hub untuk menyukseskan program-program prioritas Presiden dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Meutya secara daring pada saat acara peresmian.
Pernyataan ini sejalan dengan prioritas pemerintah yang menempatkan inovasi teknologi sebagai salah satu pilar transformasi nasional menuju Indonesia Emas 2045, di mana pemanfaatan kecerdasan buatan dan digitalisasi menjadi bagian integral dalam penguatan ekonomi, pemerintahan, dan pelayanan publik.
Kolaborasi lintas sektor untuk AI yang inklusif
Salah satu kekuatan AI Innovation Hub terletak pada strategi kolaboratifnya. ITB sebagai lembaga pendidikan tinggi terkemuka turut mengembangkan riset dan ekosistem inovasi, sementara Telkomsel menyediakan infrastruktur dan konektivitas yang dibutuhkan untuk mendukung pengembangan serta penyebaran solusi AI di berbagai daerah.
Kolaborasi serupa juga mencerminkan pendekatan yang lebih luas dari pemerintah, di mana lintas sektor akademisi, pemerintah, dan industri dipandang sebagai kunci dalam memperkuat ekosistem AI nasional sehingga solusi yang dikembangkan benar-benar relevan dengan kebutuhan publik.
Dalam konteks ini, pemerintah juga mendorong pelibatan berbagai pemangku kepentingan lain, seperti startup teknologi, komunitas developer, dan masyarakat umum agar inovasi yang lahir dari hub dapat terus berkembang secara berkelanjutan dan inklusif.
AI untuk percepatan pembangunan nasional
Selain teknologi yang langsung berdampak bagi publik, Meutya Hafid juga menekankan pentingnya pengembangan keterampilan digital dan AI literacy bagi masyarakat Indonesia termasuk di komunitas pelajar, guru, dan pelaku usaha kecil menengah (UMKM). Program literasi AI yang sudah berjalan, seperti elevAIte Indonesia, menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mempelajari teknologi ini agar mampu beradaptasi dengan era digital dan menciptakan peluang baru.
Hal ini dinilai penting karena potensi AI tidak hanya sebagai alat otomatisasi tetapi juga sebagai mesin penambah nilai ekonomi baru yang dapat menciptakan lapangan kerja dan memperkuat produktivitas di berbagai sektor. Dalam beberapa kajian, penggunaan AI diproyeksikan tidak hanya mengganti sebagian pekerjaan tetapi juga menciptakan jutaan peluang kerja baru di masa depan.
Tantangan dan peluang ke depan
Walau antusiasme publik serta dukungan pemerintah terhadap AI semakin kuat, tantangan tetap ada seperti kebutuhan untuk memperluas infrastruktur digital di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), serta meningkatkan kesiapan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi baru ini secara efektif. Upaya-upaya ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk memastikan agar teknologi AI tidak hanya tersedia di pusat kota besar, tetapi juga menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas.
Menkomdigi juga menggarisbawahi perlunya penerapan AI secara bertanggung jawab dan etis, mencakup aspek keamanan data, inklusivitas, dan perlindungan terhadap risiko sosial yang mungkin timbul. Pemerintah berencana terus mengembangkan kebijakan yang mendukung inovasi sambil menjaga keselamatan publik di era digital.
Menatap masa depan AI di Indonesia
Dengan hadirnya AI Innovation Hub, Indonesia tidak hanya mengejar ketertinggalan dalam kancah teknologi global, tetapi juga membangun fondasi kuat bagi masyarakat untuk menikmati manfaat nyata dari kecerdasan buatan. Dari peningkatan kualitas layanan publik hingga penguatan ketahanan ekonomi dan sosial peluang AI diproyeksikan akan menjadi salah satu pendorong utama transformasi nasional dalam beberapa dekade mendatang.

