Polres Pangandaran Periksa Ketat Higienitas MBG di Dapur SPPG
Kesehatan

Polres Pangandaran Periksa Ketat Higienitas MBG di Dapur SPPG

ADAKAMI – Polres Pangandaran melalui Seksi Dokkes melaksanakan kegiatan pemeriksaan Rapid Test terhadap MBG (Makanan dan Bahan Gizi) di Dapur SPPG (Satuan Penyelenggara Pelayanan Gizi) Polres Pangandaran. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan standar kesehatan dan higienitas terpenuhi dalam penyediaan makanan bagi personel Polres Pangandaran.

Kegiatan ini meliputi pengecekan ruang dapur, pemeriksaan kebersihan, serta pemantauan alur distribusi makanan. Tim Seksi Dokkes Polres Pangandaran secara cermat memeriksa setiap aspek, mulai dari kebersihan peralatan masak, penyimpanan bahan makanan, hingga proses penyajian makanan.

Pemeriksaan Rapid Test dilakukan untuk mendeteksi adanya potensi kontaminasi bakteri atau virus pada makanan dan bahan gizi yang disiapkan di dapur SPPG. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan yang dapat mempengaruhi kinerja personel Polres Pangandaran.

Kapolres Pangandaran melalui Kasi Dokkes Polres Pangandaran menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Polres Pangandaran dalam menjaga kesehatan personel serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

“Kesehatan personel adalah prioritas utama kami. Dengan memastikan makanan yang dikonsumsi personel memenuhi standar kesehatan dan higienitas, kami berharap mereka dapat menjalankan tugas dengan optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Inspeksi Menyeluruh dan Rapid Test

Kegiatan pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Seksi Dokkes Polres Pangandaran bersifat komprehensif, mencakup beberapa tahapan penting:

  1. Pemeriksaan Area Dapur dan Sanitasi: Tim Dokkes melakukan inspeksi mendalam terhadap kondisi fisik dapur SPPG. Hal ini meliputi pengecekan kebersihan ruang masak, area penyimpanan bahan makanan, tempat pencucian, hingga alur distribusi makanan. Dipastikan bahwa semua peralatan masak dan perlengkapan makan dalam kondisi steril dan bebas dari potensi kontaminasi silang.
  2. Uji Cepat (Rapid Test) Bahan Gizi: Bagian krusial dari kegiatan ini adalah pelaksanaan Rapid Test terhadap sampel makanan yang sudah diolah dan bahan gizi mentah yang akan digunakan. Uji cepat ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini potensi adanya kontaminasi bakteri, virus, atau zat berbahaya lainnya pada bahan pangan. Langkah preventif ini sangat penting untuk mencegah gangguan kesehatan seperti keracunan makanan yang dapat berdampak serius pada kinerja personel atau kesehatan siswa penerima MBG.
  3. Pengelolaan Limbah: Selain aspek kebersihan internal, Tim Polres Pangandaran juga memastikan bahwa tata kelola limbah dapur SPPG berjalan dengan baik dan ramah lingkungan. Pengecekan dilakukan pada saluran pembuangan limbah, sisa makanan, dan potensi pencemaran lingkungan sekitar, sebagai bagian dari komitmen terhadap tata kelola yang bertanggung jawab.

Edukasi dan Pelatihan untuk Petugas Dapur

Selain melakukan pemeriksaan fisik dan pengujian laboratorium, Tim Seksi Dokkes juga memberikan sosialisasi dan pelatihan singkat kepada seluruh petugas yang bertanggung jawab di Dapur SPPG.

Materi pelatihan difokuskan pada praktik-praktik terbaik dalam pengolahan makanan, termasuk:

  • Teknik Mencuci Tangan yang Benar: Penekanan pada pentingnya kebersihan pribadi petugas dapur sebagai garda terdepan pencegahan kontaminasi.
  • Penyimpanan Bahan Makanan yang Aman: Edukasi tentang suhu ideal, pemisahan bahan mentah dan matang, serta rotasi stok untuk menjaga kualitas dan kesegaran bahan gizi.
  • Proses Memasak yang Sehat dan Bergizi: Memastikan metode pengolahan mempertahankan nilai gizi dan menghindari risiko kontaminasi selama proses pemasakan.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kompetensi petugas dapur, sehingga standar higienitas dapat terjaga secara konsisten dalam setiap tahapan, mulai dari penerimaan bahan baku, pengolahan, hingga penyajian dan distribusi.

Dukungan pada Program Makanan Bergizi Gratis (MBG)

Pemeriksaan ketat di Dapur SPPG ini juga memiliki korelasi langsung dengan dukungan Polres Pangandaran terhadap Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan kepada ribuan siswa PAUD hingga SMA di Kabupaten Pangandaran. Di tengah isu keracunan makanan yang sempat mencuat di berbagai daerah, langkah Polres Pangandaran untuk memastikan setiap menu yang dibagikan benar-benar aman dan bernilai gizi tinggi menjadi jaminan penting bagi keselamatan penerima manfaat.

“Kami tidak mau ambil risiko. Setiap menu yang keluar dari dapur SPPG Bhayangkari, yang merupakan binaan kami, harus lolos uji higienitas dan rapid test ketat. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menjaga keselamatan anak-anak sebagai penerus bangsa,” tegas salah satu perwakilan dari Polres Pangandaran.

Dengan adanya pengawasan rutin dan ketat dari Seksi Dokkes ini, Polres Pangandaran berharap dapat terus menjalankan tugas kepolisian dengan didukung oleh personel yang sehat, serta memberikan kontribusi positif yang aman bagi program-program pemerintah, khususnya dalam pemenuhan gizi masyarakat. Pengecekan rutin ini akan terus digalakkan untuk memastikan program pelayanan gizi berjalan sesuai standar kesehatan dan memberikan manfaat maksimal.