ADAKAMI – Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) yang bertajuk “Desa Berdaya Taman Inspirasi Waibu ‘Wajah Indonesia Baru’ (Waibu)” di Kampung Kwadeware, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua, terus menunjukkan dampak positif yang signifikan dan berkelanjutan. Berawal dari inisiasi pengembangan agrowisata berbasis edukasi dan teknologi, program ini kini berevolusi menjadi sentra ekonomi kreatif yang membawa harapan baru bagi kemandirian masyarakat lokal, khususnya generasi muda Papua.
Desa Berdaya Taman Inspirasi Waibu, yang dikembangkan melalui kolaborasi strategis antara PLN Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) dengan Komunitas Kitorang dan dukungan dari berbagai pihak termasuk Badan Intelijen Negara (BIN), telah menjadi percontohan ideal dari implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) di tingkat desa. Fokus program mencakup tiga ide pokok: pendidikan, pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta lingkungan.
Dari Lahan Tidur Menjadi Sentra Agro Edu Tourism
Kawasan Waibu Agro Edu Tourism ini berdiri di atas lahan seluas dua hektar yang dulunya merupakan lahan tidur. Berkat sentuhan teknologi modern dan semangat kolaborasi, lahan tersebut bertransformasi menjadi area produktif yang menampilkan berbagai inovasi, termasuk budidaya tanaman hidroponik (seperti kangkung dan sayuran daun lainnya), fresh mart untuk penjualan hasil panen, farming lab, green house, dan peternakan ayam pedaging.
Kehadiran program ini telah menarik perhatian tinggi dari berbagai pihak, termasuk kunjungan langsung dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Juli 2023 lalu. Presiden Jokowi mengapresiasi inovasi pertanian berbasis teknologi yang dilakukan oleh pemuda-pemuda Papua, seraya mengingatkan pentingnya berorientasi pada permintaan pasar (market demand) sebagai kunci keberlanjutan produksi. Apresiasi dari orang nomor satu di Indonesia ini menjadi validasi atas keberhasilan program dalam menciptakan model pembangunan yang menarik dan aplikatif bagi anak muda di Papua.
Dampak Sosial dan Ekonomi yang Terukur
Dampak program Desa Berdaya Waibu terhadap perekonomian dan sosial masyarakat Kampung Kwadeware kini semakin terukur dan nyata. Berdasarkan penghitungan dampak menggunakan metode Social Return on Investment (SROI) dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang dilakukan oleh PLN, program ini menghasilkan outcome positif di tiga aspek: ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Dari aspek ekonomi, kehadiran fresh mart telah memberikan manfaat langsung berupa penghematan waktu dan biaya bagi masyarakat setempat. Sebelumnya, warga harus menempuh perjalanan sekitar 7 kilometer dengan biaya transportasi yang signifikan untuk berbelanja kebutuhan pokok. Kini, semua dapat dijangkau dengan berjalan kaki. Lebih dari itu, budidaya sayur hidroponik dan kegiatan di Agro Edu Tourism telah berhasil membuka lapangan pekerjaan bagi lebih dari sepuluh pemuda lokal. Metode hidroponik juga terbukti lebih efisien dari sisi biaya produksi dan memperpendek masa tanam ke panen.
Dari aspek sosial, Taman Inspirasi Waibu telah menjadi rujukan utama sebagai lokasi belajar (Field Trip) bagi siswa-siswi sekolah di sekitar Jayapura. Lokasi ini menawarkan media pembelajaran yang berbeda, memungkinkan para siswa belajar langsung tentang ekosistem pertanian modern, perikanan, dan kewirausahaan, yang sejalan dengan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Hal ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan teknis, tetapi juga menumbuhkan minat generasi muda pada sektor pertanian dan ekonomi kreatif.
Pengembangan Menuju Kampung Ekonomi Kreatif
Tidak berhenti pada sektor agrowisata, PLN kini telah mengambil langkah maju dengan mengembangkan Kampung Kwadeware menjadi Kampung Ekonomi Kreatif yang mandiri dan berkelanjutan. Pengembangan ini merupakan inisiasi lanjutan dari program Desa Berdaya Waibu setelah melalui evaluasi mendalam terhadap potensi yang ada di kampung tersebut.
Tahap pengembangan terbaru ini melibatkan pembinaan tiga Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal yang potensial, yaitu:
- UMKM Virgin Coconut Oil (VCO) Yarra Blessing
- UMKM Keripik dan Abon Watta
- UMKM Tas Anyaman Noken Yokiwa
Pembinaan yang diberikan oleh PLN meliputi aspek permodalan, perizinan, pelatihan produksi, hingga pemasaran. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan diversifikasi produk unggulan desa, meningkatkan nilai tambah sumber daya lokal, dan memperluas peluang kerja bagi warga, sekaligus membawa nama baik Kampung Kwadeware sebagai pusat inovasi di Jayapura.
Melalui sinergi yang kuat antara PLN, Komunitas Kitorang, pemerintah daerah, dan masyarakat (skema Penta-Helix), Program Desa Berdaya Taman Inspirasi Waibu “Wajah Indonesia Baru” telah berhasil keluar dari sekadar kegiatan charity. Program ini telah menjelma menjadi sebuah model pemberdayaan masyarakat yang holistik, berbasis teknologi, dan berorientasi pasar, membuktikan komitmen PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam memberikan dampak luas bagi kehidupan masyarakat dan lingkungan, khususnya dalam mewujudkan Papua yang lebih berdaya dan sejahtera.

