ADA KAMI – MTs Pesantren El madani menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) Implementasi Kurikulum Madrasah berdasarkan KMA No. 1503. Kegiatan ini dilaksanakan di Lab Komputer MTs Pesantren El madani dan diikuti oleh seluruh dewan guru dengan penuh semangat serta antusias. Acara berlangsung secara meriah bersamaan dengan launching koran madrasah “Madang (Madani nginfo)”, simbolis tersebut diharapkan sebagai sumber informasi dan inspirasi bagi kalangan khalayak untuk mengenal jati diri madrasah. Rabu (11/02)
Kepala Madrasah, M Rif’an Muhajirin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa IHT merupakan wujud komitmen madrasah untuk terus meningkatkan kualitas kompetensi guru dalam memahami dan menerapkan kurikulum KBC (Kurikulum berbasis cinta) secara optimal. Beliau menekankan bahwa implementasi kurikulum yang humanis akan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran dan perkembangan peserta didik secara positif.
MTs Pesantren El Madani Sukses Gelar In-House Training (IHT)
Pendidikan di era modern menuntut adaptasi yang cepat dan inovatif dari para tenaga pendidik. Menyadari hal tersebut, MTs Pesantren El Madani baru-baru ini menggelar kegiatan In-House Training (IHT) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran di lingkungan pesantren. Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi seluruh civitas akademika untuk menyelaraskan visi dan memperkuat metodologi pengajaran menjelang tahun ajaran baru atau pergantian kurikulum.
Pelaksanaan IHT di MTs Pesantren El Madani kali ini menitikberatkan pada penguatan implementasi Kurikulum Merdeka yang disesuaikan dengan nilai-nilai kepesantrenan. Sebagai lembaga pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan umum dan agama, para guru ditantang untuk mampu menyusun perangkat pembelajaran yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kaya akan karakter spiritual.
Implementasi Kurikulum Dan Digitalisasi Pembelajaran
Dalam sesi pelatihan, narasumber yang dihadirkan menekankan pentingnya pembelajaran berdiferensiasi. Artinya, guru-guru di MTs Pesantren El Madani diajak untuk memahami bahwa setiap santri memiliki keunikan dan kecepatan belajar yang berbeda. Melalui IHT ini, guru dilatih menyusun modul ajar yang kreatif, interaktif, dan mampu mengakomodasi bakat minat santri secara individu.
Selain kurikulum, aspek digitalisasi juga menjadi sorotan. Mengingat perkembangan teknologi yang pesat, IHT ini membekali para pendidik dengan penguasaan platform pembelajaran digital (Learning Management System) yang dapat digunakan di dalam kelas. Hal ini bertujuan agar santri tidak hanya lihai dalam membaca kitab kuning, tetapi juga fasih dalam memanfaatkan teknologi untuk tujuan edukatif.
Sinergi Tradisi Pesantren dan Inovasi Modern
Salah satu hal yang menarik dari pelaksanaan IHT di MTs Pesantren El Madani adalah semangat kolaborasi antara guru senior dan guru muda. Tradisi pesantren yang menjunjung tinggi tawadhu (rendah hati) dan rasa hormat menjadi fondasi dalam bertukar pikiran selama pelatihan. Guru senior berbagi pengalaman mengenai manajemen kelas dan pendekatan emosional kepada santri, sementara guru muda memberikan penyegaran mengenai metode mengajar yang kekinian dan menyenangkan (fun learning).
Kepala Madrasah dalam sambutannya menegaskan bahwa IHT bukan sekadar formalitas administrasi. Ini adalah wadah untuk melakukan muhasabah akademik. Guru diajak melihat kembali apa yang masih kurang dalam proses mengajar di semester sebelumnya dan memperbaikinya melalui teknik-teknik baru yang didapatkan selama pelatihan.
Dampak Nyata bagi Santri dan Madrasah
Hasil dari kegiatan IHT ini diharapkan dapat dirasakan langsung oleh para santri. Dengan guru yang lebih kompeten, suasana kelas di MTs Pesantren El Madani akan menjadi lebih hidup, inspiratif, dan tidak membosankan. Penggunaan media pembelajaran yang variatif diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar santri secara signifikan.
Bagi lembaga, IHT memperkuat posisi MTs Pesantren El Madani sebagai sekolah unggulan yang berkomitmen pada mutu. Dengan tenaga pendidik yang terus memperbarui diri, madrasah ini siap mencetak generasi bangsa yang berakhlakul karimah, cerdas secara intelektual, dan kompetitif di tingkat nasional.

