ADAKAMI – Kabupaten Wajo bersiap menyambut salah satu perhelatan kewirausahaan terbesar di wilayah Sulawesi Selatan pada tahun 2026 mendatang. Panitia pelaksana Pesta Wirausaha Wajo (PWW) 2026 secara resmi mengonfirmasi kehadiran Yasa Singgih, pengusaha muda fenomenal yang pernah dinobatkan masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia, sebagai pembicara utama. Kehadiran tokoh nasional ini diharapkan mampu memantik semangat inovasi bagi ribuan pelaku UMKM dan generasi muda di “Kota Sutra”.
Ikon Wirausaha Muda Nasional
Yasa Singgih bukanlah nama baru dalam ekosistem bisnis Indonesia. Di usianya yang masih sangat muda, ia telah membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk mencapai puncak kesuksesan. Memulai karier dari bawah sebagai pembawa acara di berbagai acara kecil, Yasa kemudian merambah dunia bisnis dengan mendirikan Men’s Republic. Ketekunannya membawa merek tersebut menjadi salah satu pemain dominan di industri sepatu dan gaya hidup pria di Indonesia, hingga akhirnya ia diakui oleh majalah Forbes sebagai salah satu pemuda paling berpengaruh di Asia.
Kehadiran Yasa di PWW 2026 membawa pesan kuat tentang resiliensi.
“Kami tidak hanya mengundang narasumber yang sukses, tapi kami mengundang praktisi yang tahu rasanya gagal dan bagaimana cara bangkit. Wajo memiliki potensi besar, namun kita butuh ‘provokasi’ ide dari tokoh sekelas Mas Yasa agar ekosistem di sini semakin matang,” ungkap perwakilan dari Komunitas TDA (Tangan Di Atas) Wajo selaku penyelenggara.
Membedah Strategi Bisnis Era Disrupsi
Dalam sesi yang direncanakan di PWW 2026, Yasa Singgih dijadwalkan akan membawakan materi bertajuk “Building a Scalable Brand in the Digital Era”. Ia akan membedah bagaimana sebuah bisnis lokal dapat bertransformasi menjadi merek nasional melalui pendekatan branding yang tepat dan pemanfaatan data.
Setelah keberhasilan Men’s Republic, Yasa kini berfokus pada pengembangan Republic di bawah naungan PT Fortius Distributions Indonesia serta aktif mengelola Buzzle, sebuah agensi yang membantu banyak perusahaan melakukan rebranding. Pengalamannya melakukan transisi bisnis di tengah perubahan perilaku konsumen pasca-pandemi akan menjadi ilmu yang sangat berharga bagi pengusaha lokal Wajo, khususnya bagi pengrajin sutra yang ingin menembus pasar internasional.
Pesta Wirausaha Wajo: Lebih dari Sekadar Seminar
PWW 2026 didesain sebagai festival kewirausahaan yang holistik. Selain mendengarkan paparan dari Yasa Singgih, para peserta akan disuguhkan dengan berbagai rangkaian acara yang strategis:
- Sesi Mentoring Eksklusif: Kesempatan bagi pelaku usaha terpilih untuk melakukan diskusi panel terbatas dengan para ahli.
- Digital Transformation Expo: Pameran teknologi yang dapat membantu UMKM mengotomasi proses bisnis mereka.
- Local Pride Showcase: Panggung khusus bagi produk unggulan Wajo untuk mendapatkan eksposur di hadapan investor dan pembeli potensial yang diundang oleh panitia.
Panitia memprediksi ribuan peserta akan memadati lokasi acara. Antusiasme ini bukan tanpa alasan; selain haus akan ilmu, para pengusaha di Wajo juga membutuhkan jejaring (networking) yang lebih luas untuk mengembangkan sayap bisnisnya ke luar Sulawesi.
Menuju Wajo sebagai Hub Wirausaha Sulawesi
Bupati Wajo dalam beberapa kesempatan telah menyatakan dukungannya terhadap kegiatan yang mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Kehadiran figur seperti Yasa Singgih di Pesta Wirausaha Wajo 2026 sejalan dengan visi daerah untuk mencetak lebih banyak pengusaha baru dari kalangan Gen Z dan Milenial.
Dengan sisa waktu persiapan menuju tahun 2026, panitia terus mematangkan teknis acara. Bagi para calon peserta, pendaftaran dan informasi lebih lanjut mengenai early bird ticket dapat dipantau melalui platform media sosial resmi penyelenggara. Pesta Wirausaha ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi menjadi titik balik bagi kebangkitan ekonomi kreatif Wajo di kancah nasional.

