ADA KAMI – Dalam kehidupan modern yang serba cepat ini, stres menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas manusia baik pekerja kantoran, pelajar maupun orang tua. Ketika stres muncul, tubuh memproduksi hormon seperti kortisol dan adrenalin yang dalam jangka panjang dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental. Untungnya, ada cara alami yang efektif untuk membantu meredakan stres melalui pola makan sehat yang kaya nutrisi. Berikut adalah 6 makanan terbaik yang perlu dikonsumsi saat stres menurut penelitian dan pakar nutrisi terbaru.
- Ikan Berlemak (Omega-3 Powerhouse)
Salah satu makanan paling direkomendasikan untuk meredakan stres adalah ikan berlemak, seperti salmon, sarden, tuna, atau makarel. Kandungan asam lemak omega-3 dalam ikan membantu mengurangi peradangan tubuh dan menurunkan produksi hormon stres serta memperbaiki mood secara keseluruhan. Asupan omega-3 juga terkait dengan penurunan gejala kecemasan dalam banyak studi kesehatan.
Cara konsumsi:
- Panggang salmon dengan lemon dan rempah.
- Tambahkan tuna pada salad atau buat sushi rumahan.
- Alpukat Sumber Lemak Sehat dan Vitamin B
Alpukat bukan hanya lezat tapi juga penuh gizi yang dapat membantu mengelola stres. Buah ini kaya lemak tak jenuh sehat (monounsaturated fats) dan vitamin B, khususnya B6, yang berperan penting dalam produksi neurotransmitter seperti serotonin yang dapat meningkatkan mood.
Manfaat lainnya:
- Vitamin E dan antioksidan membantu memerangi stres oksidatif.
- Kandungan serat membantu pencernaan dan stabilisasi gula darah.
Cara konsumsi:
- Alpukat sebagai topping toast sarapan.
- Dijadikan smoothie hijau yang menenangkan.
- Cokelat Hitam Antioksidan “Mood Booster”
Bagi banyak orang, makan cokelat identik dengan kenyamanan lebih dari sekadar kepuasan rasa saja. Cokelat hitam (dark chocolate), khususnya yang memiliki 70% atau lebih kandungan kakao, mengandung antioksidan flavonoid yang dapat meningkatkan produksi endorfin dan membantu menurunkan hormon stres seperti kortisol.
Catatan penting:
Konsumsi dalam porsi kecil (misalnya 20–30 gram per hari) cukup untuk mendapatkan manfaat tanpa risiko kelebihan kalori.
- Buah-Buahan Tinggi Antioksidan (Berries & Citrus)
Buah seperti blueberry, stroberi, raspberry, serta buah sitrus seperti jeruk kaya akan vitamin C dan antioksidan yang membantu tubuh melawan efek stres oksidatif serta meningkatkan fungsi imun. Vitamin C juga telah diteliti menunjukkan penurunan kadar hormon stres ketika dikonsumsi secara teratur.
Cara konsumsi:
- Segenggam berries sebagai camilan sehat.
- Segelas jus jeruk segar tanpa gula tambahan.
- Sayuran Hijau (Magnesium & Folat)
Sayuran seperti bayam, kale, brokoli, dan sayuran hijau lainnya kaya akan magnesium dan folat nutrisi penting yang berkaitan dengan relaksasi otot, penurunan hormon stres, serta produksi neurotransmitter mood positif seperti serotonin. Kekurangan magnesium bahkan dikaitkan dengan peningkatan kecemasan dan gejala depresi.
Cara konsumsi:
- Tumis bayam dengan bawang putih.
- Tambahkan brokoli di sup atau salad.
- Kacang-Kacangan & Biji-Bijian Sumber Magnesium dan Lemak Sehat
Kacang seperti almond, walnut, kacang mete, dan biji labu menyediakan magnesium serta asam lemak sehat yang membantu menenangkan sistem saraf dan menstabilkan mood. Magnesium dikenal sebagai “mineral relaksasi” karena perannya dalam menenangkan otot dan mengurangi tingkat hormon stres.
Cara konsumsi:
- Segenggam kacang sebagai camilan saat stres.
- Tambahkan biji chia atau biji labu ke smoothie atau oatmeal.
Tips Tambahan: Minuman yang Menenangkan
Selain makanan di atas, teh herbal seperti chamomile dapat membantu menenangkan pikiran dan memperbaiki kualitas tidur, yang sering terganggu saat stres. Chamomile telah digunakan secara tradisional serta didukung oleh sejumlah studi kecil untuk efek calming-nya.

